Benih Kubis Kol Montana, Siap Lawan Penyakit Busuk Daun

16
bibit kubis, benih kubis, montana, cap kapal terbang,

Tanaman sayuran Kol dengan nama ilmiah Brassica Oleracea merupakan salah satu tanaman sayuran yang cukup banyak dicari oleh masyarakat Indonesia, tingginya permintaan pasar menjadi peluang tersendiri bagi para petani untuk membudidayakan tanaman ini.

Salah satu benih kol andalan petani adalah benih kol montana cap kapal terbang, benih yang satu ini memiliki kemurnian hingga 99%. Salah satu daya tarik benih varietas ini adalah ketahanannya terhadap akar gada dan busuk daun. 

Perlu juragan ketahui, sayur kol merupakan keluarga dari tanaman Brassica, dimana tanaman ini masih kerabat dekat dengan tanaman sawi dan brokoli,

Hasil Tanam

Dengan perawatan yang baik dan didukung kualitas lahan serta iklim, maka juragan bisa memanennya pada umur 65 – 70 hari setelah tanam. Dalam satu hektar lahan juragan bisa mendapatkan 55 ton dengan bobot 2 – 2.5 Kg per buah.

Pengolahan Lahan

Benih kol montana direkomendasikan pada lahan di dataran menengah keatas. Sebelum mulai menanam, juragan perlu memperbaiki kondisi tanah agar menjadi gembur, sehingga pertumbuhan akar tanaman menjadi lebih maksimal. 

Untuk menanam  benih kol montana, juranga perlu membajak atau mencangkul sedalam 15 cm. Setelah tanah menjadi gembur, langkah selanjutnya adalah membuat bedengan. Bedengan pada tanaman kol berguna agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.

Bedengan bisa dibuat dengan lebar 80 cm dan tinggi 20 cm, atur jarak antar bedengan sekira 45 cm.

Setelah bedengan terbentuk, juragan bisa memberikan pupuk, pupuk yang direkomendasikan adalah SP 36, ZA, KCI dengan perbandingan 1:1:0.5. ratakan pupuk diatas bedengan.

Setelah pemupukan selesai, juragan perlu memasang mulsa plastik hitam perak agar gulma tidak tumbuh, pemasangan mulsa juga berfungsi untuk meminimalisir serangan hama.

Penyemaian

Penyemaian bisa dilakukan pada wadah plastik atau polybag dengan media tanam berupa campuran antara tanah gembur dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. 

Ambil 2 benih kol montana kedalam media tersebut dan benamkan sedalam 1 cm, padatkan dengan campuran tanah yang ada disekitar benih lalu siram benih dengan air secukupnya.

Selama penyemaian, letakkan benih pada tempat yang tidak terkena matahari langsung. Juragan juga bisa memasang naungan diatasnya dengan jaring.

Pantau secara berkala, penyiraman bisa dilakukan dengan cara disemprotkan agar tidak ada genangan. Setelah berusiia 3 – 4 minggu atau telah muncul 4-5 daun benih sudah siap dipindahkan ke lahan tanam.

Penanaman

Setelah masa penyemaian selesai, buat lubang tanam pada mulsa plastik sesuai jarak tanam, yaitu 50 cm – 60 cm. Pilihlah benih yang fresh dan sehat. Kemudian tanam bibit pada lubang tanam. Masukkan benih beserta akar-akarnya. Setelah semua akar masuk, tutup lubang tanam dengan tanah yang ada disekitar lubang tanam.

Setelah selesai, siram tanaman dengan sedikit air untuk menjaga kelembaban lahan. Namun hal ini tidak diperlukan jika benih kol montana ditanam pada musim penghujan.

Perawatan

Perawatan terhadap tanaman kol montana harus dilakukan secara optimal agar juragan bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Perawatan pada tanaman kol meliputi : penyiraman, penyulaman, penyiangan dan pemupukan.

Penyiraman bisa juragan lakukan pada awal masa tanam, penyiraman rutin bisa juragan lakukan pada pagi dan sore hari ketika musim kemarau. Namun saat musim hujan juragan tidak perlu melakukan penyiraman.

Penyulaman, juragan bisa melakukan penyulaman terhadap tanaman kol sebelum tanaman berumur 2 minggu setelah tanam. Penyulaman bisa dilakukan jika juragan menemukan tanaman yang layu atau menujukkan pertumbuhan yang tidak normal maka juragan bisa dilakukan penggantian dengan tanaman baru.

Pemupukan diperlukan guna menunjang nutrisi yang ada di dalam tanah, pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk urea KCL dan ZA dengan perbandingan 1:2. Penaburan pupuk susulan pertama dilakukan pada saat tanaman kol berusia sekitar 25 hari. Kemudian pemupukan berikutnya dilakukan setiap 10 sampai 15 hari sekali.

Pengendalian Hama dan Penyakit 

Jika pemasangan mulsa plastik dilakukan dengan benar, maka hal tersebut akan semakin mempermudah juragan dalam menjaga tanaman kol montana dari serangan hama.

Selain itu penyiangan terhadap gulma juga diperlukan, juragan bisa menyemprotkan derris 10% atau dengan serbuk BHC 5 %. Upaya tersebut dilakukan apabila terdapat hama ulat daun yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Selain itu, sanitasi dan kebersihan kebun juga penting untuk dilakukan. Lahan yang bersih tentu dapat mengurangi intensitas serangan dari hama ulat yang kerap menyerang tanaman kubis.

Untuk meminimalisir penggunaan pestisida, juragan bisa mencoba menanam tanaman refugia seperti kenikir dan aster, tanamam refugia sendiri dikenal sebagai tanaman yang mampu mencegah serangan hama dan penyakit.

Pemanenan

Secara umum, juragan bisa memanen kubis setelah tanaman berusia 65 – 70 hari setelah tanam. Tanda tanaman bisa juragan panen adalah daun krop terluar di bagian atas krop telah melengkung keluar dan berwarna keunguan. Jika ditekuk maka buah kol montana akan berbunyi nyaring.

Lakukan pemanenan dengan menggunakan pisau, buang 4 helai daun paling tua dan bagian daun yang rusak. Setelah itu masukkan krop sayur kol yang telah terkumpul ke dalam waring atau karung jaring sayur.

Harga Benih Kubis Montana

Harga benih kubis Montana 120 gram ini adalah Rp 295.000 per bungkusnya. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pengiriman dapat dilakukan untuk seluruh Indonesia. Tanyakan biaya kirim anda pada kami, silakan hubungi whatsapp kami 0822-4111-3131. Atau klik disini.

bibit kubis, benih kubis, montana, cap kapal terbang,bibit kubis, benih kubis, montana, cap kapal terbang,bibit kubis, benih kubis, montana, cap kapal terbang,

Pemesanan benih :
0822-4111-3131 (whatsapp)
atau klik disini

Info selengkapnya :
https://deeres.id/
https://tokodeeres.com/

Baca juga :
Kabar Tani

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × three =