Benih Terong Ungu Antaboga, Siap Budidaya Cepat Panen

0
51
Terong Ungu Antaboga

Benih Terong Ungu Antaboga Cap Kapal Terbang merupakan benih yang dapat ditanam pada dataran rendah sampai menengan di musim penghujan atau kemarau. Benih ini menjadi favorit petani terong ungu karena benih ini memiliki ketahanan terhadap penyakit layu.

Selain menghasilkan tanaman yang kuat dengan buah yang lebat, waktu panen yang relatif cepat tentu membuat banyak petani memilih untuk membudidayakan benih terong ungu antaboga cap kapal terbang. Dalam 1 ha, juragan hanya memerlukan 200 g benih.

Dari segi kesehatan, terong sendiri diklaim mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Hal tersebut berdasarkan sebuah penelitian pada kelinci yang minum 10 milimeter jus terong ungu selama 2 minggu, hasilnya ditemukan bahwa kelinci tersebut mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL) dan trigileserida.

Sedangkan perlu kita ketahui bahwa kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida yang tinggi di tubuh manusia maka dapat nenyebabkan penyakit jantung.

Terong Ungu Antaboga

Hasil Tanam

Buah terong ungu antaboga cap kapal terbang cepat berbuah dan menghasilkan buah yang lebat. Terong varietas antaboga sendiri berbentuk silindris dengan panjang kurang lebih 25 cm, diameter kurang lebih 4.5 cm.

Selain itu warna kullit buah berwarna ungu dengan kelopak bunga berwarna hijau.

Selain itu perawatan terhadap tanaman terong ungu juga menentukan hasil panennya. Potensi hasil untuk setiap tanaman dapat menghasilkan 4 Kg/tanaman.

Persiapan Lahan

Tanaman terong ungu merupakan tanaman yang cocok dibudidayakan pada kondisi tanah yang bertekstur lempung pasir dengan ph 6,5-7. Selain itu tanaman ini juga memerlukan sinar matahari yang cukup, sehingga direkomendasikan agar juragan memulai pembudidayaan terong ungu anta boga pada musim kemarau.

Persiapan lahan untuk menanam benih terong ungu antaboga tentu amatlah diperlukan. persiapan lahan tersebut diawali dengan pembersihan lahan dari gulma dan rumput liar.

Dilanjutkan dengan pembajakan lahan agar tanah menjadi gembur. Setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 90 atau 100 cm dengan tinggi 20-25 cm.

Jika pH tanah kurang dari 6,5. Setelah kurang lebih 10 hari, bisa ditaburkan pupuk kandang atau pupuk kompos secara merata pada bedengan yang sudah dibuat.

Setelah selesai pemberian pupuk dasar, kemudian dilakukan pemasangan mulsa plastik. Lubang tanam dibuat dengan jarak 70 x 60 atau 80 x 90 cm.

Untuk budi daya pada musim kemarau digunakan jarak tanam 70 x 60 dan pada musim hujan dibuat dengan jarak tanam 80 x 60 cm.

Penyemaian

Benih yang baik adalah yang memiliki daya tumbuh diatas 75%. Untuk 1 hektar lahan juragan membutuhkan sekitar 300 – 500 gram. Sebelum ditanam di lahan terbuka, benih terong sebaiknya disemaikan terlebih dahulu.

Langkah pertama dalam penyemaian adalah menyiapkan tempat semai benih terlebih dahulu. Dibuat bedengan dengan lebar satu meter dan tinggi 20 cm. Bedengan dibuat dari campuran tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.

Selanjutnya, penyemaian bisa dilakukan dengan menaburkan benih langsung pada bedengan semai yang sudah disiapkan.

Benih direndam terlebih dahulu menggunakan air dengan suhu suam-suam kuku selama 5 – 6 jam. Kemudian ditiriskan dan baru setelah itu benih bisa disemai.

Penanaman

Benih terong ungu antaboga bisa juragan tanam setelah berusia 23-30 hari setelah semai. Penanaman dilakukan pada sore hari. Benih yang akan ditaman haruslah dipilih benih yang bagus dan sehat, dengan ciri-ciri memiliki vigor yang kuat dan daun berwarna hijau segar.

Benih ditanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan, satu lubang satu benih. Setelah selesai penanaman, siram benih dengan air secukupnya, penyiraman ini bertujuan agar tanaman tidak layu.

Pemeliharaan

Pemeliharaan merupakan hal yang cukup penting untuk dilakukan, karena hal inilah yang menunjang hasil penanaman. Pemeliharaan ini meliputi penyulaman, penyiangan, penyiraman, pemupukan susulan dan pemasangan ajir.

Penyulaman sendiri bisa juragan lakukan segera setelah mendapati tanaman yang mati atau dimakan hama. Penyulaman dilakukan hingga usia 15 hari setelah tanam.

Penyiangan juga perlu dilakukan agar tanaman terong anta boga tidak terganggu oleh gulma dan rumput liar.

Untuk menjaga tanaman agar tidak kekeringan, maka perlu dilakukan penyiraman secukupnya yang disesuaikan dengan kondisi cuaca.

Selain itu pemupukan juga perlu dilakukan untuk menjaga agar tanaman terong dapat tumbuh subur dan banyak berbuah. Pemupukan bisa dilakukan dengan cara ditaburkan, namun jika juragan memasang mulsa plastik pada bedengan, tentu akan lebih efektif jika pupuk dikocorkan.

Pemupukan pertama bisa dilakukan saat tanaman berusia 10 Hari, dilanjutkan dengan pemupukan yang dilakukan setiap minggu.

Untuk menopang tanaman, juragan bisa memasang ajir setelah tanaman berumur 3 minggu. Tancapkan ajir dengan jarak 5-7 cm dari pangkal batang agar tidak merusak akar tanaman.

Pemanenan

Benih Terong Ungu Antaboga bisa Juragan panen setelah tanaman berumur 70-80 hari sejak benih ditanam. Selanjutnya, panen bisa dilakukan setiap 3-7 hari sekali. Dalam satu kali musim tanam, bahkan bisa lebih.

Waktu yang tepat untuk panen adalah pagi hari dan sore hari ketika matahari tidak terlalu terik. Karena buah terong tidak bisa disimpan dalam waktu lama maka buah terong harus dipasarkan segera setelah panen.

Harga Benih Terong Ungu Antaboga

Harga benih terong ungu Antaboga asli dari cap Kapal Terbang adalah Rp 51,000 per pcs nya. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga juga belum termasuk biaya kirim apabila Juragan memesan secara online.

Dapatkan info harga terbaru dengan menghubungi whatsapp Toko Deeres 0822-4111-3131. Dapatkan sebelum kehabisan stok. Untuk info selengkapnya silakan foto produk dibawah ini.

Benih Terong Ungu - Antaboga - 10 gr - Cap Kapal TerbangBenih Terong Ungu - Antaboga - 10 gr - Cap Kapal TerbangBenih Terong Ungu - Antaboga - 10 gr - Cap Kapal Terbang

Pemesanan benih :
0822-4111-3131 (whatsapp)
atau klik disini

Info selengkapnya :
https://deeres.id/
https://tokodeeres.com/

Baca juga :
Kabar Tani

Benih Sawi Putih Siola Pertiwi, Tahan Penyakit Akar Gada

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here