Raup Keuntungan Dengan Bibit OR Twist 42

187
Cabe Keriting OR Twist 42

Bibit Cabai OR Twist 42 merupakan varietas yang banyak ditanam oleh para petani cabai di Indonesia. Banyak Petani yang menyukai bibit bahkan sudah menjadi andalan dalam budidaya cabai. Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat hasil panen dari bibit tersebut banyak digemari oleh pedagang induk cabai.

Bibit OR Twist 42 juga cocok ditanam saat musim penghujan atau musim kemarau, tergantung pengaturan jarak tanamnya. Sehingga produk ini direkomendasikan kepada petani yang ingin menjaga produktifitas tanpa mendapatkan kendala pada musim apapun.

Menanam bibit cabe OR Twist 42 juga tidaklah sulit, karena tanaman tersebut mudah beradaptasi dengan berbagai tipe tanah dan cocok dengan iklim tropis di Indonesia, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah

Hasil Tanam

Tanaman cabai OR Twist 42 memiliki ciri yaitu batang yang tegak dengan ruas yang rapat dan pendek, sehingga buah yang dihasilkan sangat lebat.

Ukuran cabai OR Twist 42 biasanya akan mencapai ukuran buah 18 cm dengan diameter 0,8 cm. Berat buah yang dihasilkan rata-rata mencapai 7 gram setiap buahnya.

Persiapan Lahan

Sebelum menanam bibit OR Twist 42 kita harus memastikan bahwa suhu lingkungan ideal adalah antara 16 -23 derajat celsius.

Meskipun cabai hanya memiliki batang yang kecil, namun tanaman ini juga membutuhkan lahan yang cukup luas, tidak hanya sekedar lahan untuk membuat bendengan.

Lahan yang ideal untuk bibit OR Twist adalah  lahan yang memiliki jenis tanah yang kaya akan bahan organik, gembur, subur dan pastinya lahan tersebut tidak mudah tergenang air. Proses penggemburan lahan bisa menggunakan traktor atau dengan mencangkulnya. Pastikan pula proses penggemburan ini dapat menghasilkan tanah olahan yang gembur berongga.

Cabe Keriting OR Twist 42

Selain itu pastikan pula lahan yang akan dipakai untuk menanam cabai bukanlah bekas tanaman cabai atau yang masih family dengan cabai, seperti kentang, terong dan tomat.

Cara Persemaian

Penyemaian adalah salah satu hal yang bisa dilakukan, penyemaian ini dilakukan dengan harapan agar tindakan tersebut bisa mendapatkan mutu yang lebih baik.

Bibit OR Twist 42 dapat disemai kedalam polybag selama 28 hari. Jangan lupa untuk mengecek bagian bawah polybag apakah sudah dilubangi atau belum.

Bibit OR Twist 42 sebaiknya disimpan selama 3-4 jam kemudian tiriskan. Setelah ditiriskan, masukkan  bibit satu per-satu ke dalam polybag berisi pupuk kandang dan campuran tanah subur.  Normalnya, biji cabai akan mulai berkecambah sebelum 1 minggu.

Penyemauan bibit bertujuan untuk meminimalisir kematian bibit tanaman dan efektifitas penggunaan bibit. Tanpa penyemaian maka bibit akan sangat beresiko dimakan oleh serangga jika ditanam langsung tanpa penyemaian.

Penanaman

              Secara umum cabe keriting bisa tumbuh di hampir semua tempat, namun untuk mendapatkan hasil yang optimal, ada varietas cabe untuk dataran rendah dan dataran tinggi, salah satunya adalah bibit  cabai OR Twist 42.

Jika bibit cabai yang kita tanam sudah tumbuh dan memiliki daun kira-kira 5 helai, hal tersebut menandakan bahwa bibit cabai tersebut harus dipindahkan ke lahan yang lebih luas.

    1. Pertama, buatlah bendengan diatas lahan yang gembur, buatlah bendengan dengan ukuran 1 – 1,5 meter dan ketinggian sekitar 30 cm. Jarak antar bendengan harus berkisar 30 cm – 50 cm.
    2. Kedua, lubangi tanah diatas bendengan, lubang yang dibuat harus memiliki jarak 40-60 cm, hal tersebut bertujuan agar setiap tanaman tidak berebut nutrisi.
    3. Setelah lubang dibuat, jangan langsung menanaminya dengan cabai yang telah tumbuh. Biarkan lahan tersebut selama 1 hari penuh agar zat-zat yang ada di dalam tanah tercampur dengan rata. Setelah itu siramlah dengan air secukupnya. Tanam bibit cabai OR Twist 42 tersebut dengan menempatkan satu bibit pada satu lubang.

Pemeliharaan

Agar budidaya cabai keriting OR Twist 42 meraup keuntungan dengan hasil buah yang lebat, maka hal yang harus dilakukan adalah perawatan tanaman.

    1. Lakukan penyiraman 2 kali sehari pagi dan sore sesuai kebutuhan. Namun akan lain urusannya apabila sedang musim hujan, jika hujan sedang lebat tentu saja tidak perlu dilakukan penyiraman.
    2. Lakukan pemupukan 1 – 2 minggu sekali. Hentikan pemupukan apabila tanaman cabai sudah mulai berbuah. Agar pemupukan bekerja optimal, bersihkan lahan tanaman dari gulma sesering mungkin.

Pemupukan bisa dengan menggunakan TSP atau Urea secukupnya ke setiap batang cabai. Selain dengan pupuk tersebut, penggunaan pupuk kandang juga diperbolehkan.

Pengendalian Hama Penyakit

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentu saja tanaman cabai perlu dibersihkan dari parasit. Jika tanaman mulai terserang hama, penyemprotan pestisida tentu saja diperlukan.

Meski demikian, penggunaan obat seperti pestisida juga tidak boleh berlebihan dan harus sesuai dengan anjuran yang tertera.

Selain itu, tumbuhnya gulma juga dapat mengambat pertumbuhan tanaman, sehingga bersihkan gulma di sekitar tanaman sedini mungkin.

Untuk meminimalisir kemungkinan terserang penyakit, buatlah drainase dan sistem irigasi yang teratur.

Pemanenan

              Panen adalah satu kata yang ditunggu oleh para petani. Pemanenan dilakukan saat buah sudah masak berwarna merah dengan panjang buah antara 16-18 cm, diameter 0,7 – 0,8 c, dan berat 6 – 7 gram.

Apabila anda ingin mendapatkan benih cabe OR TWIST 42, segera hubungi kami melalui whatsapp 0822-4111-3131. Atau langsung kunjungi website penjualan kami di TOKO DEERES. Klik disini.

Benih Cabe Keriting - OR Twist 42 - 10 gr - Oriental Seed aBenih Cabe Keriting - OR Twist 42 - 10 gr - Oriental Seed aBenih Cabe Keriting - OR Twist 42 - 10 gr - Oriental Seed a

Pemesanan :
0822-4111-3131 (whatsapp)
atau klik disini

Info selengkapnya :
https://deeres.id/
https://tokodeeres.com/

Baca juga :
Kabar Tani lainnya
Panen Lebat! Benih Cabe Rawit Dewata 43 F1 Cap Panah Merah

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − ten =